Budaya

Basaru' Sumangat Adat Penutupan Pekan Gawai Dayak ke 37 Kalimantan Barat

Rabu, 31 Mei 2023, 18:39 WIB
Dibaca 700
Basaru' Sumangat Adat Penutupan Pekan Gawai Dayak ke 37 Kalimantan Barat
Ritual adat basaru' sumangat oleh Panyangahatn pak Gori dengan melantunkan doa kepada sang Jubata nang puti suri, dilengkapi dengan peraga adat dayak kanayatn, Rumah Radakng Pontianak (29/05/2023). Photo/Hernandes

Setelah sukses digelar pekan gawai dayak ke 37 kalimantan Barat, yang diawali dengan Ritual Adat Ngampar Bide, berbagai macam tradisi leluhur yang dilaksanakan oleh panitia PGD tahun ini. Diakhiri pula dengan ritual basaru' sumangat yang menandakan rangkaian ritual, acara, dan kegiatan pekan gawai dayak ke 37 telah berakhir secara adat. Ritual adat basaru' sumangat ini diikuti oleh panitia, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dayak di Kalbar. 

Koordinator upacara adat, Herkulanus Didi memaparkan khusus ritual basaru' sumangat ini terdapat rangkaian yang dijalankan yakni Ngangkat pamabakng dan ngolokng bide. diawal kegiatan PGD tersebut telah dilakukan ritual ngampar bide dan pemasangan pamabakng dibagian pintu masuk utama rumah Radakng Pontianak pada sabtu 20 Mei 2023. Tujuan ngampar bide sebagai tanda dimulainya PGD dengan berbagai macam ritual khusus oleh panyangahatn, timanggon, pansirah, beserta panitia sementara itu pemasangan pamabakng sebagai wujud permohonan keamanan, keselamatan kepada Sang Jubata nang putih suri serta leluhur yang sampai saat ini menaungi pelaksanaan PGD ke 37 Kalbar. 

Kemudian Yohanes Supriadi menjelaskan bahwa basaru' sumangat ini dalam rangka penutupan pekan gawai dayak wujud syukur atas terlaksananya gawai dengan aman dan lancar

"Seluruh kegiatan dari ngampar bide sebagai pembuka pekan gawai dayak ke 37 maka diakhiri pula dengan basaru sumangat, ngangkat pamabakng, dan ngolokng bide. ritual ini sebagai bukti kegiatan yang berjalan dengan lancar, baik, dan aman. sebagai makna bahwa Jubata nang putih suri marakati dan melindungi setiap talino (manusia) yang terlibat dalam PGD tahun ini," Tuturnya. 

Yohanes Supriadi bersyukur basaru' sumangat ini dilaksanakan dengan khidmat

"Saya selaku ketua panitia PGD ke 37 tahun ini berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi karena sukses terlaksananya PGD ini, karena agenda ini merupakan gawai kita bersama dan segala bentuk pendapat, kritik dan saran akan selalu terbuka kami terima sebagai bahan evaluasi kedepannya, tugas kami selaku ampu' gawe (tuan rumah), saya pribadi bersama panitia hanyalah pajajakng (penyelenggara) saja. semoga Jubata nang putih suri marakati diri' samua," tutupnya.