Sastra

Puisi: Nyanyian Bunga

Jumat, 9 Desember 2022, 21:01 WIB
Dibaca 105
Puisi: Nyanyian Bunga

Kuhindari diriku dari kebisingan kota
Berjalan di rerumputan sunyi mencapai ketinggian
Di sepanjang belantara borneo
Aku duduk di sana memandang hutan nan hijau
Memotret bunga-bunga dalam bingkai cakrawala
Alam telah mengenakan pakaian terpilihnya
Berbusana kain talun terbuat dari kayu


Aku duduk di antara pepohonan
Merenungi pergulatan tak berkesudahan
Akulah kehidupan menjadi tawanan
Sangkar undang-undang yang diciptakan manusia
Selagi aku merenungkan demikian
Mataku menatap kerumunan
Mengukir karya keabadian
Dalam imajinasi dan tulisan
Tiada berkesudahan


Aku termenung
Ketika Sang Surya telah memudar
Pepohonan mulai memanjang
Alam pun mulai meninggalkan pakaian cahayanya
Aku tatap indahnya bunga-bunga yang sedang mekar
Daun-daun menari-nari
Tanda Tuhan menciptakan keindahan
Kelembutan angin menerpa wajahku
Semerbak bunga dari dataran tinggi Borneo
Disembunyikan dari balik kekuasaan
Dimuliakan Tuhan
Dalam pikiran kebebasan bersama alam semesta


Aku telah menyaksikan
Suatu masa kini, yang meneruskan perjalanan masa lalu
Suatu masa depan demi kebenaran
Akan tempat kediaman bahagia
Kata yang diucapkan oleh alam
Demikianlah aku
Ada hingga akhir waktu
Telah kupelajari budaya
Telah kupelajari kearifan lokal
Turun ke sawah-sawah
ke bukit-bukit
Kulakukan semua itu
Sebab aku hidup dalam alam semesta


Sampai hari ini
Aku tetap setia
mencintai negeriku sebagian cintaku
Alam dan hutan
Budaya yang mempesona
Untuk bumi,tanah airku
Indonesia


KUMPULAN PUISI
CINTA ALAM DAN HUTAN