Ekonomi

Bisnis Saya Jualan Pesawat Terbang

Minggu, 14 Agustus 2022, 21:21 WIB
Dibaca 121
Bisnis Saya Jualan Pesawat Terbang
Sumber: Cnnindonesia.com

Dodi Mawardi

Penulis senior

Kalimat itulah yang diucapkan kawan saya, mantan pilot maskapai penerbangan internasional yang berbasis di Timur Tengah. Sebelumnya, dia juga pilot di maskapai penerbangan pelat merah Indonesia. Total jenderal, sudah lebih dari 25 tahun terbang ke seantero dunia. Terakhir, dia menerbangkan pesawat jenis Airbus 380. Salah satu pesawat paling bongsor.

Sudah lebih dari lima tahun tak berjumpa. Begitu ketemu, keluarlah rencana-rencana gilanya, yang sebagian sudah diwujudkan. Salah satunya, bisnis jualan pesawat terbang.

Dalam hati saya berpikir, “Gila ini mah. Saya jualan buku, dia jualan pesawat terbang, hehe… jauh banget bedanya…”

“Harga pesawat terbang mulai dari Rp 2 miliar ada!” katanya serius. Saya mengulik informasi sebanyak mungkin tentang jualan pesawat terbang ini. Menarik. Apalagi saat ini semakin banyak jumlah orang kaya banget di Indonesia, yang sering dijuluki sebagai SULTAN. Dalam banyak kesempatan, beberapa dari mereka pamer pesawat pribadi, berharga puluhan sampai ratusan miliar rupiah.

“Itu pesawat buat hobi. Penumpang dua orang… Tapi kalau mau buat keluarga juga ada. Cukup buat empat sampai tujuh orang,” tambahnya menjelaskan sangat detail. Harga pesawat untuk keluarga itu mulai dari Rp 20 miliar. Tak semahal harga pesawat jet pribadi para konglomerat yang bisa mencapai Rp 300 – 600 miliar.

Saya berselancar di Google, muncullah daftar pesawat pribadi yang relatif ramah di kantung para SULTAN sekelas Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Deddy Corbuzier, Baim Wong, atau Juragan 99.

1. Maverick Solojet, kapasitas penumpang 5 orang. Harga US$1,25 juta (Rp 17 miliar). Sekali terbang bisa menjangkau Banda Aceh – Denpasar.

2. Eclipse 400, kapasitas penumpang 4 orang. Harga US$1,3 juta (Rp 18 miliar). Sekali terbang bisa menjangkau Jakarta – Jayapura.

3. Cirrus Vision, kapasitas penumpang 7 orang. Harga US$1,96 juta (Rp 27 miliar).

4. Cessna Mustang, kapasitas penumpang 4 orang. Harga US$3,3 juta (Rp 45 miliar).

5. Embraer Phenom, kapasitas penumpang 7 orang. Harga US$4,4 juta ((Rp 61 miliar).

6. Dan banyak lagi.

Nah, tak mahal-malah amat bukan? Tidak semahal jet pribadi mewah yang konon paling mahal bisa sampai lebih dari Rp 1 triliun. Mungkin orang terkaya di dunia yang bisa memilikinya.

Kawan saya ini punya jaringan luas di mancanegara. Bahkan ke depan, dia akan menjadi dealer khusus pesawat terbang di Indonesia. Terbayang show room-nya seperti apa… deretan pesawat-pesawat terbang pribadi seperti daftar di atas.

Bahkan, bukan hanya pesawat baru yang ditawarkan. Pesawat sekon dengan harga miring pun disediakannya. Harganya pasti sudah miring.

Oh ya, karena dia mantan pilot, maka setiap pembeli pesawat terbang melalui dia, mendapatkan bonus, jaminan pilot berkualitas. Sejak tidak lagi bekerja di maskapai asing, beberapa kali dia menjadi konsultan pelatihan instruktur pilot. Bukan pelatih pilot, tapi pelatihnya instruktur. Yang menurutnya, kualitas perpilotan di Indonesia masih harus ditingkatkan lagi. Selain jualan pesawat terbang, dia juga sedang merancang sekolah pilot dengan skema yang berbeda.

Sungguh suatu hal baru dan istimewa bisa berdiskusi dengannya. Selama ini, hanya melihat dan menonton saja para SULTAN bicara tentang pesawat terbang pribadi yang kadang bikin heboh. Eh, ternyata kawan sendiri bisnisnya jualan pesawat terbang.

Bagi Anda yang membaca artikel ini dan tertarik membeli pesawat terbang, silakan hubungi saya. Lumayan kalau terjual satu saja setiap bulan hahaha…