Budaya

Bertindak Lokal, Berpikir Global untuk Bumi Kita

Sabtu, 24 September 2022, 20:23 WIB
Dibaca 213
Bertindak Lokal, Berpikir Global untuk Bumi Kita
Peduli Dunia Pada Lingkungan Hidup Indonesia

Hutan merupakan salah satu aset penting bumi. Selama ini masyarakat yang peduli lingkungan selalu menggalakkan aksi reboisasi, gerakan hijau, dan berbagai aktivitas konservasi hutan lainnya semata-mata untuk menghidupkan kembali fungsinya yang telah hilang akibat ulah manusia.Lalu apakah fungsi hutan itu ? Fungsi hutan sendiri salah satunya adalah sebagai tempat untuk menampung dan menyimpan air hujan, kegiatan ini dilakukan oleh berbagai tumbuhan yang ada di hutan dengan cara mengikat air yang terserap ke tanah sehingga air hujan tidak seluruhnya turun ke daerah bawah. Hal inilah yang mampu mengurangi bencana banjir pada daerah yang cenderung datar maupun longsor yang biasa terjadi pada daerah berlereng.Namun semakin bertambahnya tahun, keberadaan hutan bisa dikatakan semakin kritis. Salah satu penyebab utamanya dikarenakan masih minimnya kesadaran masyarakat, terutama dalam memahami  berbagai fungsi hutan yang sangat penting dalam mencegah bencana banjir.

Ada keterikatan dan keterkaitan yang erat antara hutan dan sumber air. Sungai-sungai dan sumber air tidak akan mengering apabila hutan tetap terjaga kelestariannya.

Fungsi hutan sebagai penyimpan air tanah juga akan terganggu akibat terjadinya pengrusakan hutan yang terus-menerus. Hal ini berdampak pada semakin seringnya terjadi kekeringan di musim kemarau dan banjir serta tanah longsor di musim penghujan. Pada akhirnya, hal ini akan berdampak serius terhadap kondisi perekonomian masyarakat. Penanaman pohon melalui kegiatan reboisasi maupun penghijauan merupakan salah satu cara untuk meregenerasi kawasan hutan yang telah rusak. Kadang kala hutan yang telah rusak bisa memulihkan dirinya sendiri dengan melibatkan benih tanaman yang terbawa oleh angin atau binatang. Tetapi, laju penghutanan secara alami tidak sebanding dengan laju kerusakan hutan atau deforestasi. Bahkan pada tingkat kerusakan yang parah alam tidak bisa memulihkan dirinya sendiri.

 Saya sangat bersyukur bisa menyuarakan kehancuran hutan sekaligus membuat buku.Saya bisa berkampanye sepuas-puasnya dan menuangkan ide-ide agar bisa mengajak semua orang untuk merawat Bumi. Awalnya  saya mengenal Lindungi Hutan di facebook,website dan instagram. Lalu saya bergabung dengan berdonasi untuk 10 pohon. Saya  senang sekali bisa berdonasi dan mendapatkan kaos rawat bumi lengan panjang beserta stiker stiker Lindungi Hutan. Maka tidak ada alasan lagi bagi kita  untuk merusak bumi dengan membuang sampah sembarangan,menebang hutan,mengeruk perut bumi dengan tambang, mencemari udara dengan zat-zat kimia yang mematikan. Sebagai insan yang punya pengalaman  melewati  kerasnya kehidupan di Ibukota Negara inilah yang membuat saya  harus menjadi penggerak sekaligus aktivis lingkungan hidup.

Yuk…sudah saatnya kita mengikuti jejak Cristian Ronaldo,Harrison Ford,Matt Damon,Leonardo Di Caprio,Chanee Kalaweit sekeluarga dll yang pada dasarnya mereka warga negara asing tapi mengambil bagian untuk menjaga lingkungan hidup untuk dunia. Mereka bisa,kita juga harus bisa..iya..khan…Mari tanam buah-buahan di sekitar rumah kita.

  

 Alam tidak menentang perubahan, namun bagaimana kita bersama menunjukkan komitmen untuk mewujudkan pembangunan yang memelihara,merawat,melindungi hutan secara berkelanjutan.