Riset

Kita Tidak Mati Tapi Cuma Diubah

Jumat, 23 September 2022, 11:13 WIB
Dibaca 54
Kita Tidak Mati Tapi Cuma Diubah
Gambar ilustrasi pribadi

Sudah berapa kali saya menemukan banyak remaja yang kesurupan dari tahun 2011-2016,lama saya berpikir kok bisa kesurupan arwah orang lain, tiba-tiba mereka berubah menjadi ganas dan bringas, teriak-teriak dan menjadi orang lain. Orang yang cepat kesurupan pada intinya orang yang sedang depresi dan banyak beban. Entah itu sedang dendam, marah, kecewa,frustrasi dan menyimpan energi-energi negatif lainnya. 

Melalui orang-orang yang kesurupan inilah saya terus mencari kebenaran tentang sosok arwah-arwah manusia yang bergentayangan di bumi ini. Saya lahir tahun 1978 di desa kecil bernama Pal 20 Ngabang, ayahku seorang guru agama Katolik, ayah membeli  tanah yang sangat luas di desa Pal 20 Ngabang, dulu tanah kami ini bekas kuburan pada zaman Belanda, ada banyak sisa-sisa tempayan, piring di sekitar tanah kami. Ayahku memang seorang beriman maka baginya membeli tanah luas bekas kuburan bukan masalah bagi ayahku. 

Setelah membangun rumah kami semua hidup bahagia, saya sebagai anak ketujuh juga begitu merasa bahagia karena memiliki ayah yang begitu pengasih dan penyayang. Di belakang rumah dibangun kolam-kolam dengan berbagai macam jenis ikan, sawah serta kebun sayur, ibuku juga memelihara ayam, bebek dan anjing. Sejak kecil saya biasa ditemani berbagai binatang, entah mengapa binatang-binatang itu sering saya ajak bicara? Pekerjaan saya biasanya meneliti semut merah yang suka menganggu tanaman di belakang rumah. 

Pada tahun 1983, umurku tepat 6 tahun, ada peristiwa yang sulit saya lupakan dan ini terus saya pelajari sampai sekarang. Waktu itu pas tengah malam, ketika saya tidur sendirian saya melihat sosok roh manusia ( tubuh rohani ), sepertinya sosok yang berbentuk manusia itu adalah perempuan karena ada bentuk rambutnya, nampak sekali roh manusia. Matanya sedikit bercahaya seperti warna  kunang-kunang,bentuknya sama seperti tubuh manusia ( seperti bayangan kita kalau sedang di bawah matahari ). Karena masih kecil, saya sangat ketakutan sekali, syukurlah ayahku sudah mengajariku Doa Bapa Kami, saya terus berdoa Bapa Kami. Saya lihat arwah yg berbentuk bayangan manusia itu membuka jendela nako kamarku,tentu saja saya semakin takut, saya terus berdoa Bapa Kami, ya Tuhan...makhluk apa itu pikirku. Setelah berdoa Bapa Kami, makhluk dengan samar-samar cahaya itu pergi dan terbang melewati pintu dan saya mendengar bunyi-bunyi aneh.

Setelah itu saya lari dan menangis, berteriak lalu ayah dan ibuku mengambilku dan membawaku di ruangan tidur mereka. Besok pagi saya menceritakan kejadian tersebut dengan ibuku, ibuku yang sejak kecil juga biasa melihat arwah hanya tersenyum dan dia mulai banyak menceritakan perjuangan-perjuangan hidupnya ketika bertemu dengan arwah-arwah di hutan,apalagi ibu berasal dari pedalaman ( hutan ), ibuku bilang jangan takut, doakan saja mereka karena mereka tidak menganggu. Memang tidak banyak orang dianugerahi bisa melihat arwah, yang pernah melihat arwah adalah  ibuku, kakak ketiga dan aku. Kakak-kakak yang lain tidak pernah melihat sesuatu yang aneh.Pengalamanku pernah melihat arwah-arwah itu memberikan keyakinan bahwa orang kerasukan dan kesurupan membuktikan tubuh rohani yang masih gentayangan memang ada, tidak semua manusia bisa melihatnya tapi dia  terlihat lewat orang-orang yang kesurupan tadi, sama seperti angin, kita tidak bisa melihat angin tapi angin bisa dirasakan dan dilihat melalui daun pohon-pohon yang bergoyang. 

Arwah gentayangan memang tidak bisa dilihat tapi bisa dilihat lewat orang-orang yang kesurupan tadi. Mengapa orang bisa kesurupan? menurut saya orang-orang yang kesurupan  terlalu banyak menampung energi negatif sehingga cepat masuk angin ( kemasukan roh lain ). Energi negatif dan berpikiran negatif memang bisa berbahaya sekali, makanya Yesus Kristus selalu mengajarkan "Pentingnya mengampuni " seperti Doa Bapa Kami : Bapa Kami yang ada di Surga, dimuliakanlah namaMu, datanglah kerajaanMu,jadilah kehendakMU, di atas bumi seperti di dalam Surga, berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami dan janganlah masukan kami ke dalam percobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

Pengalaman umur 6 tahun dan peristiwa pernah melihat para remaja-remaja kesurupan membuatku yakin bahwa apa yang pernah saya lihat tahun 1983 itu nyata. Maka hati-hati menampung energi negatif, karena kalau gelombangnya sama dengan tubuh rohani yang berbeban berat tadi maka dia bisa masuk dalam tubuh si pemikir negatif tadi. Oke..para pembelajar sejati, sekarang tugas kita cuma sederhana,kira-kira mau transformasi ilmu negatif atau transformasi ilmu positif?

Yesus Kristus/ Isa Al Masih( Kalimat Allah) sudah memberi rahasia kalau ingin mengikuti DIA di Surga maka harus dalam posisi NOL. Berikut ayat-ayat pendukung dalam Alkitab.

                           Kebangkitan Tubuh

(1 Korintus 15:35-54)

 15:35 Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: "Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?" 15:36 Hai orang bodoh! Apa yang engkau sendiri taburkan, tidak akan tumbuh dan hidup, kalau ia tidak mati dahulu. 15:37 Dan yang engkau taburkan bukanlah tubuh tanaman yang akan tumbuh, tetapi biji yang tidak berkulit, umpamanya biji gandum atau biji lain. 15:38 Tetapi Allah memberikan kepadanya suatu tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya: Ia memberikan kepada tiap-tiap biji tubuhnya sendiri. 15:39 Bukan semua daging sama: daging manusia lain dari pada daging binatang, lain dari pada daging burung, lain dari pada daging ikan. 15:40 Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi. 15:41 Kemuliaan matahari lain dari pada kemuliaan bulan, dan kemuliaan bulan lain dari pada kemuliaan bintang-bintang, dan kemuliaan bintang yang satu berbeda dengan kemuliaan bintang yang lain. 15:42 Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan. 15:43 Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan. 15:44 Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah. 15:45 Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan. 15:46 Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah. 15:47 Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga. 15:48 Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga. 15:49 Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi. 15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa. 15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, 15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. 15:53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati. 15:54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.

***