Politik

Peluang Pemimpin Muda pada Pilpres 2024

Jumat, 19 Februari 2021, 09:08 WIB
Dibaca 260
Peluang Pemimpin Muda pada Pilpres 2024
yli

 

Pemilu 2024 masih jauh. Tapi suhu panasnya sudah mulai terasa sejak sekarang. Beberapa kelompok besar sudah mempersiapkan diri mengadu kekuatan. Mereka memupuk jagoannya dengan berbagai cara. Tentu saja, tujuan utama gerakan mereka adalah membentuk opini masyarakat agar kelak mau memilih jagoan yang mereka elus.

 

Saya pribadi tak suka dengan para calon pemimpin berusia tua. Saya tak sudi Indonesia dipimpin oleh kakek-kakek seperti Donald Trump, Joe Biden, atau yang sering dijadikan perbandingan yaitu Mahathir Mohammad. Kayak gak ada lagi orang muda yang bisa memimpin. Tapi hal itu juga sekaligus tantangan buat orang muda. Masa kalah sih sama para lanjut usia? Energi orang muda kan seharusnya lebih besar.

 

Sebagai orang muda, tentu saja saya mendukung anak-anak muda sebagai calon presiden pada 2024 nanti. Kata WHO, orang muda itu di bawah usia 60 tahun. Saya tak mengerti kenapa orang usia di atas 50 tahun masih dianggap pemuda. Kalau kata KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) usia muda itu sampai usia 40 tahun. Saya ambil tengahnya deh antara 40 – 50 tahun. Nah, siapa calon pemimpin yang berusia antara 40-50 yang bisa jadi presiden 2024?

 

Dulu bung Karno jadi presiden pada usia 44 tahun lho. Dia kelahiran 1901 dan mulai memimpin pada 1945. Dan terbukti dia mampu memimpin Indonesia membangun fondasi dasar negara. Lalu pak Harto menjadi presiden pada umur yang sama dengan Bung Karno, 44 tahun. Soeharto lahir pada 1921 dan mengambil alih pemerintahan pada 1965. Mereka masih muda-muda. Kenapa kemudian Indonesia lebih banyak pemimpin tua ya dibanding pemimpin muda?

 

Baiklah, mari kita lihat para pemimpin muda yang ada saat ini. Siapa saja mereka. Kita mulai dari para pemimpin partai politik besar. PDI P dipimpin oleh Megawati, dia kelahiran 1947. Sudah ketuaan ya dan seharusnya tak mencalonkan diri. Di partai ini masih ada Puan Maharani, anaknya Megawati. Puan kelahiran 1973. Berarti sekarang baru berusia 48 tahun. 2024 nanti dia masuk usia 51 tahun. Masih bolehlah. Masih kategori muda. Apakah PDI P mau mencalonkan Puan sebagai presiden? Sekarang dia punya jabatan mentereng lho: Ketua DPR RI. Namanya sering disebut media massa dan media sosial. Pasti terbiasa hilir mudik di kepala masyarakat.

 

Di PDI P juga ada Ganjar Pranowo yang kata survey, popularitasnya tinggi. Dia Gubernur Jawa Tengah yang dianggap berprestasi. Ganjar kelahiran 1968, sekarang berumur 53 tahun. 2024 dia berusia 56 tahun. Masih mudakah? Kata WHO, dia masih muda. Kalau di TNI/Polri, usia segitu pas jadi jenderal bintang empat. Jadi bolehlah ya. Tapi apakah PDI P mau mencalonkan Ganjar? Lihat situasi kondisi kali ya. Apalagi di partai kepala banteng ini juga masih ada tokoh lain yang amat populer, Tri Rismaharini. Tahun ini dia naik panggung nasional sebagai menteri sosial. Tapi dia lebih tua, kelahiran 1961. Sekarang sudah 60 tahun, 2024 dia berumur 63 tahun. Buat saya sih dia ketuaan ah…

 

Beralih ke Golkar. Siapakah tokoh di sana yang paling populer? Menurut saya hanya ada dua orang yaitu Bambang Susatyo yang sekarang menjabat sebagai Ketua MPR RI dan Airlangga Hartanto Ketua Umum Golkar yang juga Menteri Koordinator Perekonomian. Tapi Bambang dan Airlangga tidak masuk hitungan saya, sudah ketuaan. Mereka lahir pada 1962. Beda tipis dengan Bu Risma.

 

Partai mana lagi yang punya pemimpin populer selain PDI P dan Golkar? Gerindra? Ah Prabowo Subianto sudah tua sekali. Dia kelahiran 1951. Tahun ini saja memasuki usia 70 tahun. Tahun 2024, dia umurnya sudah 73 tahun. Tak ada literatur apapun yang menyatakan usia itu masih muda. Tak masuk hitungan saya deh. Fadli Zon? Nah, dia memang masih relatif muda. Kelahiran 1971. Sekarang umurnya baru 50 tahun. Tapi menurut saya dia tidak punya potongan jadi presiden deh. Lebih cocok jadi oposisi karena kritikannya pedes sekali. Kalau dia jadi presiden, siapa yang kritik dia? Biarkan dia jadi oposan abadi saja.

\

Masih ada nama Sandiaga Uno dari Gerindra. Dia masih muda juga, kelahiran 1969. Sekarang 52 tahun, dan 2024 nanti umurnya 55 tahun. Ya, masuk deh dalam hitungan muda. Dia punya peluang untuk maju sebagai capres atau cawapres.

 

Nah, yang saya lihat pemimpin paling muda itu dari Partai Demokrat. Ketua umumnya paling muda lah di antara ketua umum partai yang lain. Apalagi dibandingkan Megawati, Prabowo, atau Surya Paloh. Jauh sekali beda umurnya. Agus Yudhoyono atau AHY kelahiran 1978. Tahun ini baru berumur 43 tahun. 2024 dia akan berusia 46 tahun. Beda tipis dengan Soekarno dan Soeharto pada saat mereka jadi presiden. Saya lihat dia juga aktif mempopulerkan namanya. Maklum, ketua umum. Apalagi dia juga anaknya SBY, presiden keenam Indonesia.

 

Demokrat seharusnya beruntung punya AHY, karena punya nilai tambah sebagai ketua umum termuda parpol besar. Pas 2024 nanti, suasana pilpres pasti beda lho. Nuansa milenial dan generasi Z akan lebih terasa kental. Mereka yang kelahiran 1990-an dan tahun 2000-an akan dominan sebagai pemilih. Saya rasa, mereka emoh memilih capres berusia tua, hehe. Nah, keuntungan tuh buat Demokrat. Tinggal pintar-pintar mereka saja menjaga AHY.

 

Jangan remehkan anak muda lho. Kalau kalian remehkan anak muda berarti meremehkan Bung Karno dan pak Harto juga. Sekarang anak muda usia 40-an sering dianggap terlalu muda, belum matang dan sebagainya, gara-gara kebanyakan orang tua yang masih haus kekuasaan. Megawati, Prabowo, Surya Paloh, Jusuf Kalla, Amien Rais, itu orang-orang yang sudah sepuh yang seharusnya sudah berada di balik panggung. Kasih kesempatan yang mudalah seperti Puan, Ganjar, Sandi, dan AHY naik panggung.

 

Kalau para sepuh itu legowo, pasti peluang para pemimpin muda lebih terbuka. Indonesia ini jangan ngikutin negara tertentu yang dipimpin orang tua deh. Lihatlah negara yang pemimpinnya anak-anak muda. Finlandia punya perdana menteri muda belia, Sanna Marin. Pas diangkat jadi PM usianya baru 34 tahun. Mampu tuh pimpin Finlandia dengan baik. Jacinda Ardern, baru berusia 37 tahun pas diangkat jadi Perdana Menteri Selandia Baru. Wah, dia bagus banget pas menangani hal kritis seperti terorisme dan pandemi Covid. Perancis juga dipimpin orang muda, Emmanuel Macron dilantik pas usia 39 tahun. Justin Trudeau PM Kanada juga naik tahta umur 43 tahun. Dan banyak lagi negara lain yang pemimpin-pemimpinnya berusia muda.

 

Jadi, salah besar kalau alergi dengan pemimpin muda. Opini itu bisa-bisanya parpol yang tak punya pemimpin muda saja. Mereka pusing nyari calon berusia muda. Hasil survey selalu menempatkan orang-orang tua di urutan atas. Padahal, sesungguhnya masyarakat maunya orang muda maju.

 

Nama-nama di atas berasal dari partai politik. Bagaimana dengan orang di luar parpol? Ada sih beberapa. Nama paling populer tentu saja Anies Baswedan, Gubernur Jakarta. Nonparpol tapi dapat dukungan dari PKS dan Gerindra. Dia kelahiran 1969. Masuk ketegori muda juga. Seumuran Sandiaga Uno. Dia nih memang salah satu yang dijagokan nyapres pada 2024.

 

Siapa lagi? Ah sudah capek juga saya menulis. Nyari-nyari nama lain belum ketemu. Kalau Anda punya nama lain, silakan ya tulis sendiri. Yang penting kan 2024 nanti, kita dapat pemimpin yang baik, jujur, dan mampu membangun bangsa ini.

 

Oh ya, saya simpulkan deh calon paling potensial menurut umur dan peluangnya pada Pilpres 2024.

1.      AHY (2024 – 46 tahun)

2.      Puan (2024 – 51 tahun)

3.      Anies (2024 – 55 tahun)

4.      Sandiaga (2024 – 55 tahun)

5.      Ganjar (2024 – 56 tahun)

 

Kuda hitam: Gibran anaknya pak Jokowi (2024 – 37 tahun)

(Tak saya bahas sekarang ah karena belum ketahuan kiprahnya)