Ekonomi

Arti Pentingnya Pelatihan dan Pengembangan Bagi Organisasi

Senin, 30 Mei 2022, 18:54 WIB
Dibaca 72
Arti Pentingnya Pelatihan dan Pengembangan Bagi Organisasi
Pengembangan melalui pelatihan

Pengembangan melalui pelatihan dan pendidikan adalah solusi untuk meningkatkan keterampilan karyawan. Program untuk mengembangkan kinerja karyawan masa depan dan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Loyld & Leslie (2006) menjelaskan bahwa manajer harus melakukan penilaian kebutuhan untuk membantu karyawan memutuskan program pelatihan seperti apa diperlukan untuk perusahaan atau organisasi. 

Terkait dengan strategi pengembangan karyawan dalam organisasi. Dewasa ini, diskusi lebih lanjut sebagian besar organisasi tidak menganggap kegiatan pengembangan karyawan bernilai banyak. Mereka hanya fokus pada pencapaian tujuan organisasi. Mereka tidak peduli dengan perkembangan karyawan. Padahal, jika organisasi akan fokus pada kegiatan pengembangan karyawan, ini akan membantu dalam meningkatkan keterampilan karyawan.

“Kinerja karyawan akan mempengaruhi efektivitas organisasi.”

Pelatihan dan pengembangan merupakan usaha mengurangi atau menghilangkan terjadinya kesenjangan antara kemampuan seorang karyawan dengan yang dikehendaki organisasi. Usaha tersebut dilakukan melalui peningkatan kemampuan kerja yang dimiliki karyawan dengan cara menambah pengetahuan dan keterampilan serta perubahan sikap.

Dalam Katcher dan Snyder (2003) pengembangan karyawan adalah sesuatu yang kebanyakan orang bayangkan sebagai sesi pelatihan kelompok sepanjang hari yang mengganggu. Sayangnya, pendekatan yang menakutkan ini untuk pengembangan karyawan hanyalah kebalikan dari bagaimana pengembangan karyawan seharusnya terjadi dan dirasakan oleh karyawan. Pengembangan karyawan dapat memanifestasikan dirinya dalam berbagai bentuk pelatihan, evaluasi, program pendidikan, dan bahkan umpan balik. Jika dilaksanakan dengan benar, efek pelatihan pada kinerja karyawan dapat mendorong pertumbuhan di dalam bekerja dan organisasi itu sendiri.

Oleh sebab itu, karyawan merupakan kekayaan (asset) penting organisasi paling berharga, karena dengan segala potensi yang dimilikinya, karyawan dapat terus dilatih dan dikembangkan, sehingga lebih berdaya guna, prestasinya menjadi semakin optimal untuk mencapai tujuan organisasi.

Adanya kesenjangan antara kemampuan karyawan dengan yang dikehendaki organisasi, menyebabkan perlu organisasi menjembatani kesenjangan tersebut, salah satu caranya pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Dengan demikian diharapkan seluruh potensi yang dimiliki karyawan, yaitu pengetahuan, keterampilan dan sikap dapat ditingkatkan, akhirnya kesenjangan berkurang atau tidak terjadi lagi kesenjangan.

Mondy (2008) menjelaskan bahwa pelatihan dan pengembangan adalah jantung dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi karyawan dan kinerja organisasi. Pelatihan memberi para pembelajar pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan mereka saat ini. Di sisi lain, pengembangan melibatkan pembelajaran yang melampai pekerjaan saat ini dan memiliki fokus lebih jangka panjang. Pengembangan mempersiapkan para karyawan untuk tetap sejalan dengan perubahan dan pertumbuhan organisasi.

"Pupuklah dan berilah selamat pada karyawan Anda yang mampu menguasai suatu keterampilan. "

Oleh karena itu, aktivitas-aktivitas pelatihan dan pengembangan memiliki potensi untuk menyelaraskan para karyawan dengan strategi-strategi perusahaan atau organisasi yang mereka miliki saat ini. Beberapa manfaat stratejik yang mungkin diperoleh dari pelatihan dan pengembangan mencangkup kepuasan karyawan, meningkatnya semangat, tingkat retensi lebih tinggi, turnover yang lebih rendah, perbaikan dan penarikan karyawan, hasil akhir yang lebih baik, dan kenyataan bahwa para karyawan yang puas akan menghasilkan para pelanggan yang puas.

***