Sosok

Musik dan Energi Motivasi

Selasa, 3 Mei 2022, 20:02 WIB
Dibaca 225
Musik dan Energi Motivasi
Nada Musik

Di Media Sosial kiriman atau mengirim lagu dan musik baik sifatnya person ataupun kelompok sering kita dapatkan juga dirasakan mampu membuat perasaan gembira dan senang untuk menghilangkan kepenatan, keletihan kita dari aktivitas sehari hari.

Seni musik secara umum adalah sebuah cabang seni yang fokus menggunakan melodi, irama, tempo, harmoni juga vokal yang berperan sebagai sarana dalam menuangkan perasaan penciptanya.

Dalam perjalanan hidup, pasti kita pernah merasakan dan mendengarkan alunan musik, baik pada waktu peristirahatan, perjalanan dalam suatu angkutan, tempat hiburan dan tempat lainnya.

Musik adalah seni yang memadukan suara vokal atau instrumental untuk keindahan bentuk atau ekspresi emosional (Encyclooaedia Britannica, 2015)

Mendengarkan musik yang bagus seakan ada pesan membangun energi imajinasi yang dapat menginspirasi emosi kita menjadi lebih baik. Keindahan pengalaman teringatkan ketika alunan musik didengarkan ada suatu perasaan kedamaian dan kenyamanan.

Keselarasan didapat dengan lingkungan, kita nyaman setiap musim beserta irama dan tempo waktu yang berlainan. Musik mengusung kelembutan menghaluskan hati yang liar, melunakan karang atau melenturkan batang pohon (William Congreve).

Dulu, orang memandang musik sebagai lambang dari keselarasan kosmos (alam semesta, red.), selalu berubah seiring dengan waktu bergerak bersama keselarasan.

Filsuf Barat awal juga menganut pandangan serupa mengenai gerak yang mendenyutkan alam semesta. Pythagoras seorang matematik Yunani, berteori bahwa musik adalah pantulan dari suara yang dihasilkan oleh planet-planet ketika bergerak melewati orbitnya.

Aristoteles beranggapan bahwa setiap  planet bergerak dengan kecepatan yang  berbeda pada orbitnya dan menghasilkan suara yang berbeda pula. Teori ini disebut keselarasan orbit.

Mendengarkan musik dapat memberikan pantulan imajinasi, inspirasi dalam kehidupan, harapan dalam nilai-nilai kebaikan keselarasan lingkungan kita. Musik  dapat  juga memberikan kesenangan dengan nilai sebutan menarik, hebat, indah, memuaskan, mengasikkan dan sebagainya. Penilaian ini diberikan oleh rasa, emosi dan getaran jiwa. Hal ini selaras dengan kesenangan psychis/rohani.

Bagi kita, terutama yang suka mendengarkan musik dengan segala kekuatan imajinasi dapat memberikan  inspirasi  menuangkan  dalam  inovasi, kreatifitas  untuk  meraih  prestasi  dalam  kompetisi menghadapi   tantangan  kehidupan  yang  bervariasi, pengaruh  teknologi, dan globalisasi.

Tantangan tersebut bukan hambatan, tetapi merupakan kekuatan yang mampu memberikan energi motivasi dalam hal berkreasi dan berinovasi dalam kehidupan mewujudkan hal-hal kebaikan untuk menggapai impian dan harapan yang dicita-citakan.

Mari kita berkarya dengan keselarasan insan pecinta pendengar musik, khususnya di lingkungan kita sehingga dapat memberikan kemanfaatan yang berguna untuk kebaikan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Penulis : Dobi Rizami

***

Pustaka :

Pythagoras adalah seorang matematikawan dan filsuf Yunani yang paling dikenal melalui teoremanya. Dikenal sebagai “Bapak Bilangan”, dia memberikan sumbangan yang penting terhadap filsafat dan ajaran keagamaan pada akhir abad ke-6 SM.

 William Congreve adalah seorang dramawan dan penyair Inggris periode Restorasi. Ia dikenal karena dialog dan pengaruhnya yang satir dan cerdas terhadap komedi gaya sopan santun pada periode itu. Dia juga seorang tokoh politik kecil di Partai Whig Inggris

Tags : sosok