Hobi

Casemiro Pembelian Terbaik MU Satu Dekade Terakhir

Sabtu, 27 Agustus 2022, 12:40 WIB
Dibaca 69
Casemiro Pembelian Terbaik MU Satu Dekade Terakhir
Foto: www.manuted.com

Dodi Mawardi

Penulis senior

 

Akhirnya, si posisi hilang itu kini telah ditemukan. Sudah hampir satu dekade, MU kehilangan pengisi posisi penting sepakbola modern: gelandang bertahan serba bisa, perusak permainan lawan, sekaligus penyeimbang tim.

 

Salah satu kunci kesuksesan MU di tangan Ferguson adalah kelengkapan skuad mulai dari kiper, bek tengah, bek sayap, gelandang bertahan, gelandang kreatif, sayap lincah, sampai penyerang tajam. Setelah era Fergie, kelengkapan itu nyaris tak pernah terpenuhi. Salah satu yang paling sering hilang adalah gelandang bertahan, karena MU tidak punya pemain sekelas Roy Keane atau Michael Carrick.

 

Pada era Mourinho, sempat terjadi kelengkapan tersebut dengan bergabungnya Nemanja Matic dan Zlatan Ibrahimovic. Matic sebagai pengganti Carrick, dan Ibra sebagai tukang bobol gawang. Sayang, keduanya sudah senja dan di penghujung karier. Tak seenerjik pada masa emasnya.

 

MU luar biasa seimbang dalam bermain karena penyerang leluasa berkreasi disokong pemain tengah yang lengkap. Pada masa keemasannya, Scholes dan Giggs yang amat kreatif bergerak leluasa. Mereka tidak khawatir dengan serangan balik karena punya gelandang pemutus rantai, tukang angkut air, penyeimbang menyerang dan bertahan serta perusak permainan lawan dalam diri Roy Keane. Pemain ini tak segan melakukan pelanggaran, menyerang lawan bukan sekadar secara fisik tapi juga psikologis. Banyak pemain lawan yang ketar-ketir sebelum beradu fisik dengan Keane. Sebelumnya, MU juga punya Paul Ince, yang meski hanya dua musim tapi bikin lini tengah Red Devils sangat kuat. Setelah era Keane, masih ada Michael Carrick dan sejenak Nicky Butt.

Setelah itu MU merana.

 

Kehadiran Casemiro memberikan angin bagus buat MU. Menurut saya, inilah pembelian terbaik MU dalam sepuluh terakhir. Bukan pembelian Ibra, Fernandez, bukan pula pembelian Ronaldo atau Sancho dan Eriksen. Si posisi hilang sudah kembali. MU lebih membutuhkan pemain hebat di posisi ini dibanding posisi lainnya.

 

Perkiraan saya, lini belakang MU akan jauh lebih baik. Paling tidak, MU tidak akan lagi kebobolan empat gol oleh tim ugahari nan semenjena sekelas Brentford. Pertahanan MU akan lebih kuat dan seimbang. Hal yang tidak terjadi selama bermusim-musim.  Percuma punya Ibra, Rashford, Ronaldo, atau penyerang lainnya, kalau keseimbangan tim tidak ada. Casemiro punya kemampuan memutus aliran serangan lawan jauh lebih awal sebelum sampai ke Harry Maguire dkk di lini belakang. Hal yang selama ini tidak ada di MU, apakah dalam diri McTominay, apalagi Fred. Dua gelandang tersebut, belum bisa menjadi pengganti Carrick, bahkan ketika keduanya diduetkan.

 

Casemiro juga punya kemampuan sebagai penghubung antara lini belakang ke lini depan. Dia bukan hanya hebat dalam merusak permainan lawan, tapi juga piawai memulai membangun serangan. Dia bukan ball holder apalagi play maker. Tapi aliran bola dari bawah bisa tepat mengalir ke depan melalui kakinya. Penyerang-penyerang MU akan nyaman berkreasi di depan tanpa khawatir diserang balik. Ada Casemiro yang bisa melakukan apa pun untuk menghentikannya.

 

Pada era 2010 sampai sekarang, Casemiro adalah salah satu gelandang bertahan terbaik. Dia boleh disetarakan dengan Patrick Viera, Claude Makalele, Xabi Alonso, Sergi Busquets, N’golo Kante, dan nama beken lainnya. Casemiro lebih istimewa karena sudah meraih lima gelar Liga Champions Eropa. Di timnas Brasil, nama Casemiro nyaris tak tergantikan. MU beruntung masih bisa mendapatkan pemain Brasil itu, meski usianya sudah memasuki kepala tiga.

 

Yuk taruhan, MU tidak akan mudah lagi dikalahkan. MU tidak akan mudah lagi kebobolan seperti sebelumnya. Kombinasi Casemiro dan Raphael Varane di lini belakang akan mengingatkan kita pada ketangguhan Real Madrid, dalam beberapa musim terakhir.

Apalagi, pelatih Ten Haag sudah menemukan posisi terbaik untuk sang kapten, Harry Maguire… he he.

 

MU juara musim ini? Ah kalau yang ini belum…