Filosofi

Tersenyumlah

Sabtu, 3 April 2021, 13:31 WIB
Dibaca 340
Tersenyumlah
Tersenyumlah

Tersenyumlah walaupun hati kita sedih
Memberilah walau sedang berkekurangan
Bergembiralah walau susah
Ikhlaslah walau kadang berat

Apakah itu berarti kita sedang menyangkal atau tidak menerima kenyataan diri?Tidak. Segala yang berlebihan itu tidak bagus.

Menampakkan kesedihan saat kita bersedih, akan makin menambah kesedihan kita. Menampakkan kesedihan berarti berupaya untuk meyakinkan orang lain bahwa kita benar-benar sedih. Bahwa kita adalah orang paling malang sedunia dan patut dikasihani. Dan setiap nasihat baik dan penghiburan lantas kita tolak demi meyakinkan bahwa kita benar-benar sedih. Itulah yang dinamakan penyangkalan.

Sedih secukupnya saja, jangan berlebihan. Kita perlu segera pulih, bangkit dan meneruskan perjalanan hidup, daripada terus menerus meratapi nasib. Barangkali di ujung sana ada secercah sinar yang akan menerangi perjalanan hidup kita.

Dengan memberi dan berbagi, kita bisa meringankan beban orang lain. Ternyata, ada orang yang lebih sengsara dan menderita daripada kita, yang lebih membutuhkan pertolongan kita. Sehingga kita menjadi malu sendiri, dan enggan untuk meratapi nasib, dengan mendayu dayu.
Hidup ini adalah perjuangan. Mungkin berat, tapi tiada yang mustahil. Tetap ikhlas bersama orang orang yang ikhlas.