Yansen TP pada Kongres Internasional I di Sekadau: Literasi Jalan Kebangkitan Kembali Peradaban Dayak
SEKADAU — Yansen TP tampil memberikan pidato kunci dalam Kongres Internasional Literasi Kebudayaan Dayak yang berlangsung di Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK), Sekadau, Kalimantan Barat, 15–16 Mei 2026.
Dalam momentum tersebut, Yansen menyoroti pentingnya literasi sebagai dasar membangun peradaban Dayak yang maju dan berdaya saing.
Di hadapan peserta kongres, Yansen menjelaskan bahwa masyarakat Dayak harus membangun budaya membaca, menulis, dan mendokumentasikan pengetahuan lokal agar warisan budaya tidak hilang oleh perubahan zaman.
Menurutnya Yansen, literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan baca tulis, tetapi juga kemampuan memahami realitas sosial, menjaga identitas budaya, serta membangun masa depan masyarakat Dayak secara mandiri.
“Peradaban besar lahir dari masyarakat yang memiliki tradisi ilmu pengetahuan dan budaya literasi yang kuat,” ujarnya.
Paparan Yansen mendapat perhatian peserta kongres karena dinilai memberi perspektif baru mengenai hubungan antara literasi, kebudayaan, dan masa depan Dayak di Borneo.
Masyarakat Dayak harus membangun budaya membaca, menulis, dan mendokumentasikan pengetahuan lokal agar warisan budaya tidak hilang oleh perubahan zaman.--Yansen TP
Di samping menjadi pembicara utama, Yansen turut ambil bagian dalam The 1st Dayak International Book Fair dengan memamerkan sejumlah buku karyanya. Buku-buku tersebut mengangkat tema kebudayaan Dayak, pembangunan masyarakat adat, pendidikan, dan pemikiran tentang masa depan Borneo.
Kongres Internasional Literasi Kebudayaan Dayak dan pameran buku itu mempertemukan akademisi, penulis, pegiat budaya, dan tokoh masyarakat Dayak dari berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan literasi Dayak di tingkat nasional dan internasional. (Masri Sareb Putra)