Literasi

Catatan Literasi Revolusi

Jumat, 22 Januari 2021, 10:11 WIB
Dibaca 201
Catatan Literasi Revolusi
Revolusi Literasi 2020

Catatan Literasi Revolusi

Revolusi/re·vo·lu·si/ /révolusi/ n 1 perubahan ketatanegaraan (pemerintahan atau keadaan sosial) yang dilakukan dengan kekerasan (seperti dengan perlawanan bersenjata); 2 perubahan yang cukup mendasar dalam suatu bidang: dialah pelopor -- dalam bidang arsitektur bangunan bertingkat; 3 peredaran bumi dan planet-planet lain dalam mengelilingi matahari;

-- industri perubahan radikal dalam usaha mencapai produksi dengan menggunakan mesin-mesin, baik untuk tenaga penggerak maupun untuk tenaga pemroses;

berevolusi/be·re·vo·lu·si/ v mengadakan perlawanan dan sebagainya untuk mengubah sistem ketatanegaraan (pemerintahan atau keadilan sosial)

(https://kbbi.web.id/revolusi)

Revolusi Menurut Para Ahli

Harold Rosenberg – Revolusi adalah tradisi baru yang menyangkut urbanisasi atau tingkat dan tingkat erosi ruang publik di properti pedesaan.

Gillin-Gillin-Interpretasi perubahan sosial sebagai gaya hidup yang diadopsi, baik karena perubahan dalam geografi, bahan budaya, komposisi populasi, ideologi, dan karena penyebaran dan penemuan baru di masyarakat.

Selo Soemardjan – Setiap perubahan dalam lembaga sosial di masyarakat yang mempengaruhi sistem sosial termasuk nilai-nilai, sikap, dan perilaku di antara kelompok elf di masyarakat.

Ogburn William. Lingkup perubahan sosial mencakup unsur-unsur budaya, baik berwujud maupun tidak berwujud (intangible), untuk menekankan pengaruh besar unsur-unsur budaya material pada unsur tak berwujud.

Kingsley Davis – Interpretasi perubahan sosial sebagai perubahan yang terjadi pada struktur dan fungsi masyarakat. Misalnya, awal dari organisasi kerja dalam masyarakat kapitalis.

Koentjaraningrat- Sebuah revolusi adalah upaya untuk hidup sesuai dengan usia dan konstelasi dunia modern.

Soerjono Soekanto- Revolusi adalah bentuk perubahan sosial. Perencanaan biasanya diarahkan pada perubahan sosial (directional change) dan atas dasar (marginalisasi sosial).

Alex Tio-Revolution adalah bentuk perubahan sosial, seperti transformasi masyarakat pertanian menjadi masyarakat industri.

https://nuraminudin.co.id/pengertian-revolusi-menurut-para-ahli-teori-revolusi/

Berdasarkan beberapa pengertian di atas maka menurut saya bahwa

“REVOLUSI MERUPAKAN GERAK PERUBAHAN DALAM TATANAN KEHIDUPAN MANUSIA YANG LEBIH BAIK DENGAN SEMUA UNSUR SISTEM YANG BERADA DIDALAMNYA, BAIK PRILAKU INDIVIDU MAUPUN KELOMPOK MASYARAKAT  SEBAGAI MAKHLUK CIPTAAN TUHAN YANG MAHA ESA”.

 Dengan demikian Revolusi memiliki nilai-nilai perubahan mendasar yaitu:

-          Perubahan Nilai perilaku sebagai manusia individu dan Kelompok masyarakat

-          Perubahan nilai  Mind set pola pikir sebagai makhluk yang berakal

-          Perubahan tindakan dalam berperilaku sebagai makluk sosial yang berbudaya

-          Perubahan nilai cara pandang dalam kehidupan sebagai makhluk ciptaan Tuhan

Perubahan nilai sikap terhadap sesama makhluk hidup, sesama manusia, dan sikap terhadap Tuhan sebagai sang pencipta.

SANDINGAN LITERASI REVOLUSI

A. Pahlawan Revolusi

-       Perubahan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

-       Patriotik, mempertahankan ideologi Negara bedasarkan UUD 1945, Pancasila, Bhineka

        Tunggal Ika, NKRI

-       Perjuangan terus menerus, meskipun nyawa taruhannya

1.     Jenderal TNI Ahmad Yani

2.     Letnan Jenderal Anumerta Suprapto

3.     Letnan Jenderal M.T. Haryono

4.     Letnan Jenderal S Parman

5.     Mayor Jenderal D.I. Panjaitan

6.     Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo

7.     Kapten Pierre Tendean

B. Revolusi Mental

8 Prisip Dasar Revolusi Mental

1.   Revolusi Mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih             baik.

2.   Harus didukung oleh tekad politik (political will) Pemerintah

3.   Harus bersifat lintas sektoral.

4.   Kolaborasi masyarakat, sektor privat, akademisi dan pemerintah.

5.   Dilakukan dengan program “gempuran nilai” (value attack) untuk senantiasa mengingatkan           masyarakat terhadap nilai-nilai strategis dalam setiap ruang publik.

6.   Desain program harus mudah dilaksanakan (user friendly), menyenangkan (popular) bagi             seluruh segmen masyarakat.

7.   Nilai-nilai yang dikembangkan terutama ditujukan untuk mengatur moralitas publik (sosial)          bukan moralitas privat (individual).

8.   Dapat diukur dampaknya dan dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.

C. Revolusi dari Desa

Saatnya dalam Pembangunan Percaya Sepenuhnya kepada Rakyat

“TERWUJUDNYA KABUPATEN MALINAU YANG AMAN, NYAMAN, DAN DAMAI MELALUI GERAKAN DESA MEMBANGUN”

-    AMAN berarti masyarakat kabupaten Malinau dapat hidup dengan tenang tanpa ada rasa takut. Baik aman dari tindakan criminal maupun tekanan dari pihak manapun, sehingga masyarakat dapat bekerja , beraktivitas, dan berkreasi dengan bebas, baik, normal dan wajar

-    NYAMAN berarti menunjukkan suatu keadaan yang sehat, sejuk berih,dan menyenangkan karena didukung oleh suasana lingkungan sosial yang kondusif dan lingkungan fisik yang sehat dan bersih

-    DAMAI berarti masyarakat kabupaten Malinau yang memiliki kemajemukan suku bangsa, agama, dan latar belakang yang berbeda , dapat hidup berdampingan, saling menghormati, tolong menolong , saling menghargai serta memiliki sifat toleran terhadap warga lainnya yang berbeda suku, keyakinan, dan latar belakangnya. Laksana pelangi dengan warna warninya yang indah.

4 (EMPAT) PILAR PEMBANGUNAN

1.   Pembangunan infrastruktur daerah

2.   Membangun sumber daya manusia

3.   Membangun ekonomi daerah melalui sektor ekonomi kerakyatan

4.   Membangun sektor kepemerintahan

3(TIGA) KOMITMEN

1.  Mewujudkan Malinau Sebagai Kabupaten Pariwisata

2.  Membangun Sektor Pertanian Melalui Revitalisasi

3.  Mewujudkan RSUD sebagai Rumah sakit Rujukan

Makna maju dalam Konsep Gerdema

-   Maju Dalam Bepikir (mind set)

-   Maju dalam Berbudaya (Culture set)

-   Maju Dalam berperilaku (attitude set)

NILAI-NILAI DALAM KEPEMIMPINAN GERDEMA

1.  Nilai Kecerdasan Spiritual

2.  Nilai Kecerdasan Emosional

3.  Nilai Kecerdasan Intelektual

4.  Nilai Kecerdasan Ekonomi

5.  Nilai Kecerdasan Nasionalis Kebangsaan

(Yansen TP:2014)

“LAHIRNYA UNDANG-UNDANG NO. 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA”

D. Revolusi RT

Paradigma Pembangunan Berbasis Komunitas

“TERWUJUDNYA KABUPATEN MALINAU YANG MAJU DAN SEJAHTERA MELALUI GERAKAN DESA MEMBANGUN”

 

MAJU

maju /ma·ju / 1 v berjalan (bergerak) ke muka; tampil ke muka: ia melangkah -- menuju ruang duduk; seorang murid diminta -- ke depan kelas untuk membacakan sajak itu; 2 v mendesak ke depan (tentang pasukan); pergi atau keluar ke medan perang: -- ke medan perang; 3 v menjadi lebih baik (laku, pandai, dan sebagainya); berkembang: perusahaannya -- dengan pesat; 4 v lulus (dalam ujian): ia telah -- dalam ujian akhirnya; 5 a telah mencapai atau berada pada tingkat peradaban yang tinggi: bangsa yang telah --; negara --; 6 a cerdas; berkembang pikirannya; berpikir dengan baik: pria itu berpikiran --

(https://kbbi.web.id/maju)

 

SEJAHTERA

sejahtera/se·jah·te·ra/ a aman sentosa dan makmur; selamat (terlepas dari segala macam gangguan);
menyejahterakan/me·nye·jah·te·ra·kan/ v membuat sejahtera; menyelamatkan (mengamankan dan memakmurkan dan sebagainya);
penyejahteraan/pe·nye·jah·te·ra·an/ n proses, cara, perbuatan menyejahterakan;
kesejahteraan/ke·se·jah·te·ra·an/ n hal atau keadaan sejahtera; keamanan, keselamatan, ketenteraman;- jiwa kesehatan jiwa; - sosial keadaan sejahtera masyarakat

 (https://kbbi.web.id/sejahtera)

5 (LIMA) PILAR PEMBANGUNAN

1.  Pengembangan Infrastruktur

2.  Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia

3.  Penguatan Peran Ekonomi Desa

4.  Pengembangan Ibukota Malinau menjadi Kota Mandiri

5.  Penatalayanan Kepemerintahan/Reformasi Birokrasi

4 (EMPAT) KOMITMEN

1. Revitalisasi Pertanian

2. Membangun ibukota Malinau sebagai Kota Mandiri

3. Pengembangan Pariwisata Daerah

4. Mewujudkan RSUD sebagai rumah sakit Rujukan

3(TIGA) PROGRAM UNGGULAN

a. Program RT BERSIH, dengan member tunjangan  operasional kepada setiap RT sebesar Rp. 60 juta per tahun dab dana program sekurang-kurangnya sebesar  Rp 200 juta per tahun.

b. Program wajib Belajar 16 Tahun (WAJAR 16 TAHUN), dengan Bebas/gratis SPP mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, sampai SMU.

c. Program Beras Daerah (RASDA) yang disediakan untuk kepentingan konsumsi umum dan bagi masyarakat yang tidak mampu

RT BERSIH (Rapih, Tertib, Bersih, Sehat, Indah, Harmonis)

(Yansen TP:2017)

E. Revolusi Industri 4.0

Revolusi Industri 1.0

Sebelum Revolusi Industri 1.0 terjadi, manusia memproduksi barang atau jasa hanya mengandalkan tenaga otot, tenaga air, ataupun tenaga angin.
Hingga pada tahun 1776, James Watt menemukan mesin uap yang mengubah sejarah. Penemuan mesin uap menjadikan proses produksi lebih efisien dan murah.

Revolusi Industri 2.0

Revolusi 2.0 dimulai dengan menciptakan “Lini Produksi” atau Assembly Line yang menggunakan “Ban Berjalan” atau conveyor belt di tahun 1913. Proses produksi berubah total.

Revolusi Industri 3.0

Revolusi Industri 3.0 adalah penemuan mesin yang bergerak, yang berpikir secara otomatis: komputer dan robot.

(https://binus.ac.id/knowledge/2019/05/sejarah-dan-perkembangan-revolusi-industri/)

Revolusi Industri 4.0

Para ahli meyakini era ini merupkan era dari Revolusi Industri 4.0, dikarenakan terdapat banyak inovasi baru di Industri 4.0, diantaranya;

  •  Internet of Things (IoT),
  • Big Data,
  • percetakan 3D,
  • Artifical Intelligence (AI), kendaraan tanpa pengemudi,
  • rekayasa genetika,
  • robot dan mesin pintar dan Salah satu hal terbesar didalam Revolusi Industri 4.0 adalah Internet of Things.

IoT (Internet of Things) memiliki kemampuan dalam menyambungkan dan memudahkan proses komunikasi antara mesin, perangkat, sensor, dan manusia melalui jaringan internet. Sebagai contoh kecil, apabila sebelumnya di era Revolusi Industri 3.0 kita hanya dapat mentransfer uang melalui ATM atau teller bank, saat ini kita dapat melakukan transfer uang dimana saja dan kapan saja selama kita terhubung dengan jaringan internet. Cukup dengan aplikasi yang ada di dalam gadget kita dan koneksi internet, kita dapat mengontrol aktifitas keuangan kita dimanapun dan kapanpun.

Selain Internet of Things, ada juga istilah Big Data yang berperan penting dalam Revolusi Industri 4.0. Big data adalah seluruh informasi yang tersimpan di cloud computing. Analitik data besar dan komputasi awan, akan membantu deteksi dini cacat dan kegagalan produksi, sehingga memungkinkan pencegahan atau peningkatan produktivitas dan kualitas suatu produk berdasarkan data yang terekam. Hal ini dapat terjadi karena adanya analisis data besar  dengan sistem 6c, yaitu connection, cyber, content/context, community, dan customization.

(https://binus.ac.id/knowledge/2019/05/mengenal-lebih-jauh-revolusi-industri-4-0/)

PRINSIP Rancangan Revolusi Industri 4. 0

Ada empat prinsip rancangan dalam Revolusi Industri 4.0. Prinsip-prinsip ini membantu perusahaan mengidentifikasi dan mengimplementasikan skenario-skenario dalam revolusi Industri 4.0

1. Interoperabilitas (kesesuaian): Kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan manusia untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan satu sama lain lewat Internet of Things (IoT) atau Internet of People (IoP).
IoT akan mengotomatisasikan proses ini secara besar-besaran

2. Transparansi informasi: Kemampuan sistem informasi untuk menciptakan salinan dunia fisik secara virtual dengan memperkaya model pabrik digital dengan data sensor. Prinsip ini membutuhkan pengumpulan data sensor mentah agar menghasilkan informasi konteks bernilai tinggi.

3. Bantuan teknis: Pertama, kemampuan sistem bantuan untuk membantu manusia dengan mengumpulkan dan membuat visualisasi informasi secara menyeluruh agar bisa membuat keputusan bijak dan menyelesaikan masalah genting yang mendadak. Kedua, kemampuan sistem siber-fisik untuk membantu manusia secara fisik dengan melakukan serangkaian tugas yang tidak menyenangkan, terlalu berat, atau tidak aman bagi manusia.

4. Keputusan mandiri: Kemampuan sistem siber-fisik untuk membuat keputusan sendiri dan melakukan tugas semandiri mungkin. Bila terjadi pengecualian, gangguan, atau ada tujuan yang berseberangan, tugas didelegasikan ke atasan.

(https://cpssoft.com/blog/bisnis/apa-itu-revolusi-industri-dan-dampaknya-dalam-bisnis-anda/

DAN TIDAK MENUTUP KEMUNGKINAN BAHWA KITA AKAN MEMASUKI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 YAKNI SMART SOCIETY.

Berdasarkan Catatan diatas, maka 

CATATAN LITERASI REVOLUSI 

REVOLUSI DI ATAS MERUPAKAN SEBUAH GAGASAN, IDE, YANG DITUANGKAN DALAM BENTUK TULISAN DARI HASIL MEMBACA, MELIHAT, MENELAAH DARI SUATU KONDISI YANG TERJADI DALAM MENGIMBANGI LAJU PERKEMBANGAN DUNIA TEKNOLOGI DAN INFORMASI.

  • KONDISI MINAT BACA BUKU
  • PERILAKU MENULIS JADIKAN BUDAYA
  • SARANA DAN PRASARANA PENDUKUNG (KOMPETENSI SDM BID. LITERASI, PERPUSTAKAAN, TOKO BUKU/PASAR BUKU)
  • PERAN PEMERINTAH, SWASTA, PENGGIAT LITERASI, MASYARAKAT DAN DUNIA PENDIDIKAN
  • KUALITAS LITERASI
  • DIGITALISASI LITERASI

***

Tags : literasi