Literasi

Jalan Sunyi Menuju Batu Ruyud - Kalimantan Utara

Jumat, 14 Oktober 2022, 19:54 WIB
Dibaca 152
Jalan Sunyi Menuju Batu Ruyud - Kalimantan Utara
Jalan Sunyi Menuju Batu Ruyud

Setelah mengikuti seleksi YTPrayeh.com Batu Ruyud Writing Camp #1 Memanggil Penulis Keren, akhirnya saya bisa ikut ke Batu Ruyud Writing Camp Kalimantan Utara. Sebelum tanggal 27 Oktober 2022 ini, saya sudah mulai memikirkan apa saja yang akan saya bawa selama camping di negeri nun jauh di sana. Tiket dan surat menyurat sudah disiapkan panitia. Peserta asal Solo,Yogya dan Pontianak harus menuju Jakarta terlebih dahulu, baru kemudian berangkat bersama-sama dari Jakarta menuju Balikpapan-Malinau-Krayan Tengah (Kalimantan Utara).

Berbicara soal konsep Sekolah Menulis di Batu Ruyud Camp Kalimantan Utara ini, menggingatkan saya pada Sekolah Literasi Nasional yang digagas oleh Forum Indonesia Menulis yang ada di Kalimantan Barat dan Sekolah Alam yang dicetus oleh pak Lendo Novo di Jawa Barat. Sekolah-sekolah ini berbasis merdeka belajar ala Menteri Nadim Makarim, Merdeka bekerja ala Dodi Mawardi. Itulah seharusnya yang menjadi pandangan hidup kita. Belajar dan bekerja itu memang harus Merdeka. Tidak boleh tertekan,bisa di mana dan kapan saja tanpa harus terikat dengan ruang dan waktu. Itulah yang saya rasakan selama menjadi mentor Forum Indonesia Menulis di Kalimantan Barat, kami bekerja tidak terikat dengan ruang dan waktu.Kami bisa bekerja di mana dan kapan saja, asalkan bisa menyelesaikan naskah guru-guru tepat waktu sesuai deadline yang diberikan oleh panitia Forum Indonesia Menulis. Saya pun berharap YTPrayeh.com beserta mentor di Kalimantan Utara juga bisa demikian. Adapun mentor kami sbb:

1. Dr. Yansen T.P. - Wagub Kalimantan Utara, penulis 7 judul buku.

2. Pepih Nugraha - Pendiri Kompasiana, 26 tahun wartawan Kompas.

3. Masri Sareb Putra - Penulis 107 judul buku, pemilik penerbit LLD.

4. Dodi Mawardi - Penulis profesional, asesor menulis BNSP.

Saya yakin kegiatan ini bisa menjadi agenda akbar  Kalimantan Utara. Kaltara Menulis. Saya membayangkan semua anak-anak,remaja,dewasa,orang tua, guru,aktivis  ingin menulis dan melahirkan karya-karya besar. Khususnya masyarakat pedalaman Kalimantan Utara. Seperti yang dicita-citakan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara Dr.Yansen Tipa Padan, yaitu terkait pembahasan "Budaya Membangun Bangsa, Membangun Desa, Menata Kota,Membangun Sumber Daya Manusia.” Pada akhirnya membawa masyarakat Kalimantan Utara hidup bahagia dan sejahtera lewat Komunitas Sekolah Menulis Batu Ruyud. Kurikulum Sekolah Bahagia ini bisa dirancang bersama-sama/bergotong-royong untuk memajukan masyarakat yang ada di Kalimantan Utara. Sebagai peserta camping saya sudah mulai  menyusun konsep agar bisa menghasilkan satu buku bertema kebangsaan/nasionalisme, kekhasan alam, dan adat budaya lokal, serta dinamika pembangunan di perbatasan Kalimantan Utara ini nantinya. Nach..inilah kira-kira pokok pikiran saya. Berkumpul, Berdoa, Berderma, Berbagi, Berkarya, Berprestasi, Berinovasi Membangun Kaltara :

1. Kaltara GLOBAL: Pembangunan SDM masyarakat local yang berkualitas,berprestasi,kreatif dan inovatif di tingkat Internasional.

2. Kaltara NASIONAL: Pembangunan SDM masyarakat local yang berkualitas,berprestasi,kreatif dan inovatif di tingkat Nasional.

3. Kaltara LOKAL : Pembangunan SDM masyarakat local yang berkualitas,berprestasi,kreatif dan inovatif di segala bidang.

4. Kaltara HIJAU : Pola menjaga lingkungan hidup dengan gerakan menanam pohon dan menjaga sungai-sungai.

5. Kaltara BERPRESTASI : Lahirnya tokoh-tokoh yang jujur,baik dan patut diteladani oleh masyarakat banyak.Terangkatnya sosok negarawan, agama,aktivis olahraga, pendidik, pelatih, staf, penulis, individu dsb

6. Kaltara SPIRIT: Semangat di dalam hidup yang dapat menjadi inspirasi, motivasi dan menggugah semangat melayani masyarakat yang miskin,sakit,terjatuh,tertindas dan terpingirkan.

7. Kaltara LIFESTYLE : Pola hidup,pola olahraga,pola konsumsi herbal menuju Indonesia sehat.

8. Kaltara KREATIFITAS : Dunia fotografi,otomotif,sastra daerah,cerpen,komik,karikatur,seni dan budaya dsb.

Selanjutnya menyesuaikan riset di lapangan( Kalimantan Utara). Oke para pembelajar sejati,nantikan cerita kami mengenai Kalimantan Utara setelah mengikuti camping Literasi di Batu Ruyud Krayan-Kaltara ini ya. Sampai jumpa di Kaltara.

#kamibhinnekatunggalika
#kamipancasila
#kamicintadamai
#kalimantandamai
#kalimantantanahkeramat
#kalimantantanahsuci
#kalimantanrumahkita
#pemudainovatif
#tebarkankedamaian
#kalimantantanpabencana
#kalimantanmaju