Sosok

Indrata Nur Bayuaji, Pemimpin Muda Pacitan

Minggu, 25 April 2021, 14:32 WIB
Dibaca 177
Indrata Nur Bayuaji, Pemimpin Muda Pacitan
Indrata Nur Bayu Aji (Twitter.com)

Senin 26 April 2021, resmi Indrata Nur Bayuaji sebagai Bupati Pacitan, dilantik oleh gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual. Aji panggilan populer Pemimpin muda asli putra Pacitan ini telah mendapatkan amanah besar dari masyarakat Pacitan untuk memimpin dan membangun Pacitan sebagai salah satu kabupaten yang berada di provinsi Jawa Timur (Jatim). 

Pacitan merupakan kecamatan yang menjadi kabupaten Pacitan di provinsi Jawa Timur. Kecamatan Pacitan sebagai denyut nadi pemerintah dan perekonomian kabupaten Pacitan secara keseluruhan lansekap kota Pacitan terletak di lembah di tepi teluk Pacitan Hilir sungai Grindulu. Kabupaten Pacitan terletak di ujung barat daya Jatim wilayah perbatasan dengan kabupaten Ponorogo di utara, Trenggalek di timur, Samudera Hindia di selatan serta kabupaten Wonogiri Jawa Tengah di barat. Sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan kapur, yakni bagian dari rangkaian pegunungan kidul, tanah tersebut tidak cocok untuk pertanian (Wikipedia).

Saatnya pemimpin muda yang memiliki kekuatan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih maju bagi masyarakat Pacitan. Karena wilayah Kabupaten Pacitan sebagian besar adalah pegunungan kapur dalam arti tidak tersedia baik dan luas pilihan untuk pembangunan dari sisi pertanian, maka hal yang paling memungkinkan selain pariwisata (karena memiliki banyak pantai), adalah pembangunan pelabuhan besar sebagai pintu masuk perdagangan internasional mengingat letak secara geografi Pacitan menghadap Samudera Hindia di selatan. Ini sebagai potensi besar yang sejatinya menjadi sokoguruh perekonomian Pacitan yang berkelanjutan.

Dari kabupaten ini pula telah lahir seorang tokoh nasional yang telah memimpin Indonesia sebagai presiden Republik Indonesia selama dua periode yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Jika kabupaten Pacitan memiliki pelabuhan besar (mendukung perdagangan maupun pariwisata) ini akan menjadi sumber pemasukan negara terbesar ke pemerintah pusat selain untuk kabupaten Pacitan dan provinsi Jawa Timur. Oleh karena itu peran pemerintah pusat dalam hal ini dapat lebih berkontribusi dalam rangka mewujudkan program yang sangat besar kemanfaatnya bagi Indonesia. 

Jika sumber kebangkitan ekonomi ini tercipta, akan berpengaruh pula pada perubahan pola hidup masyarakat Pacitan menjadi lebih produktif karena terbukanya lapangan kerja baru yang besar, selain terbangunnya karakter sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih terbuka wawasan dan selalu siap memghadapi tantangan. 

Kehadiran pemimpin muda diharapkan dapat mewujudkan kemajuan tanpa batas apalagi sistem pemerintahan telah diatur secara otonom dalam arti setiap daerah memiliki kebebasan untuk mengelola wilayahnya sesuai kearifan lokal masing-masing daerah dalam rangka membangun ataupun menyelesaikan persoalan di wilayah kepemimpinannya.  

Pacitan yang terletak di tepi teluk Pacitan, yang secara geografi memang berada jauh dari ibukota kabupaten lainnya dengan sarana prasarana transportasi yang juga belum terlalu memadai mengingat letaknya yang juga terpencil, dirasakan masih belum memberi manfaat ekonomi lebih bagi Pacitan.

Perlu dukungan besar dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Jawa Timur untuk bisa mewujudkan pembangunan secara maksimal, apalagi jika pembangunan pelabuhan besar dimaksud dapat diwujudkan, kabupaten Pacitan menjadi kekuatan utama bagi sumber ekonomi Jawa Timur. Pemimpin muda Aji yang mendapatkan amanah besar ini tentu bangga karena bisa mengawal pembangunan yang diharapkan bagi kehidupan masyarakat Pacitan menjadi lebih berkembang dan modern.

Amanah besar ini merupakan tugas mulia bagi pemimpin muda Aji yang diemban dengan spirit positif besar dan tulus, insya Allah tanpa terasa semua dapat terlaksana.

Selamat menunaikan tugas baru Indrata Nur Bayuaji sebagai pemimpin baru harapan baru bagi masyarakat Pacitan dapat memberi ketenangan, kenyamanan dan kebahagiaan sebagai kekuatan kepemimpinan yang dibutuhkan sejak saat ini dan ke depan. Pacitan bangkit untuk Indonesia!

***