Budaya

Mewujudkan Rakyat Indonesia Sejahtera dengan Sederhana

Jumat, 17 September 2021, 19:41 WIB
Dibaca 43
Mewujudkan Rakyat Indonesia Sejahtera dengan Sederhana
Kemakmuran (Foto: kompasiana.com)

Membaca judul di atas membuat banyak yang penasaran ingin tahu bagaimana caranya bisa mewujudkan kehidupan sejahtera secara sederhana bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Karena sudah bosan selama ini melihat kehidupan berbangsa yang masih jauh dari spirit harmoni dalam menjalani kehidupan bersama bernegara yang memiliki kekayaan alam dan kesuburan tanah yang luar biasa.
Hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari saja pun masih belum terpenuhi baik pada sebagian masyarakat, sementara sebagian lainnya sudah mencapai kehidupan yang makmur.

Mengapa bisa demikian, dalam satu wadah negara yang sama tapi kehidupan rakyatnya terbentang perbedaan yang jauh dari sisi sejahtera? Jika mengamati budaya kehidupan masyarakat Indonesia, dominan yang kaya berkumpul dengan yang kaya dan semakin makmur, begitu pula dengan masyarakat yang miskin berkumpul dengan masyarakat miskin dan semakin sulit.

Yang berperilaku sebagai penguasa dari lingkup terkecil hingga terbesar, seolah-olah semua sebagai pengatur dan pengendali kehidupan sosial. Terbukti korupsi dan pemalakan terus terjadi di semua bidang dan level kehidupan, lucunya yang menjadi sasaran adalah orang lemah yang seharusnya dibantu, seperti mengambil dan merampas hak rakyat. Pada umumnya orang mencuri kepada orang yang lebih kaya dan sangat berlebihan secara materi.

Oleh karena itu dibutuhkan pengaturan lebih serius dalam mengelola dan menjalankan kehidupan berbangsa yang disesuaikan dengan kondisi saat ini di mana hampir seluruh masyarakat Indonesia sudah memiliki pendidikan dasar yang mumpuni untuk membuka wawasan pikir lebih luas dan di era perkembangan teknologi digital yang terus semakin pesat yang berarti dibutuhkan karakter pesaing bagi setiap orang untuk menghasilkan kemanfaatan.

Rasanya sudah tidak pantas di era yang menjunjung tinggi hak azasi manusia (HAM), masih ada orang yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya sehari-hari.

Atas dasar itu semua, saatnya bagi setiap warga negara Indonesia (WNI) jika mau jujur dan berkomitmen untuk dapat terpenuhi kebutuhan dasar dan terjamin oleh pemerintah dengan cara seluruh WNI dapat berbelanja kebutuhan dasar pokok hidupnya dibayar oleh pemerintah.

Untuk kebutuhan lain seperti makanan mewah atau barang-barang yang disukai atau diinginkan sebagai hobby itu menjadi upaya mandiri dari setiap individu. Jika kebijakan ini dipilih untuk diterapkan maka kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih sejahtera dan tercipta situasi aman, damai, kondusif yang menghadirkan kebahagiaan otomatis mengikis sikap negatif seperti iri, dengki, sombong, serakah, susah melihat orang lain bahagia, karena sudah tenang hati dan jiwanya.

Setiap tindakan yang dilakukan didasari pikiran panjang dan akal sehat, apa yang dilakukan tidak membahayakan dan merugikan diri sendiri yang kemudian berdampak pada orang lain.

Jadi tidak seperti yang selama ini kita lihat bersama, selalu saja uang negara diambil oleh mereka yang memiliki peluang untuk korupsi atau setelah diberikan kepercayaan tidak amanah.

Inilah yang membuat kehidupan berbangsa terus runyam berdampak kehidupan masyarakat tidak sejahtera akhirnya memunculkan hal-hal sebagai pembalasan atas sikap dari para pemimpin yang tidak amanah dengan cara menyakiti sesama di ruang sosial antar masyarakat seperti pembegalan, tawuran, penipuan, bandar narkoba, penyelundupan dan lain-lain.

Jika pola sederhana ini dapat diwujudkan maka kehidupan berbangsa terkendali baik karena uang negara jelas arah dan manfaatnya. Bagi rakyat yang menikmati kebijakan ini juga harus memiliki kesadaran tinggi untuk memenuhi kebutuhan secara jujur (tidak memanfaatkan untuk hal yang tidak sebagaimana mestinya).

Hal sederhana ini sudah mampu mewujudkan kehidupan seluruh rakyat menjadi sejahtera. Tinggal kemauan bersama saja modalnya, tidak perlu mencari hal-hal lain yang tidak masuk akal untuk mewujudkan kehidupan sejahtera.

Karena itulah fungsi adanya negara untuk menjaga dan melindungi seluruh rakyat agar selamat. Selain itu tidak ada yang perlu menjadi tuntutan bagi sebuah kehidupan berbangsa, dengan demikian maka negara sudah menjalankan fungsi dengan sebagaimana mestinya dan berkelanjutan.

Sangat mudah bukan? Tinggal pengaturan tentang pembayaran pajak yang tertib serta dikelola baik (tidak ada lagi pencurian/penggelapan uang negara oleh aparat negara) serta orientasi pembangunan yang diarahkan bukan lagi pada infrastruktur tetapi lebih ke terpenuhinya kebutuhan dasar bagi kehidupan rakyat Indonesia. Inilah kata kunci sebenarnya yang harus menjadi pegangan dasar hidup bangsa Indonesia.

Semoga kepemimpinan nasional ke depan mampu mewujudkan spirit yang kuat dalam menegakkan keadilan secara tegas bagi kehidupan seluruh WNI agar rakyat sejahtera dan terjamin kehidupannya.

***

Tags : budaya